(021) 87783830

Detail Berita

81 Tahun Indonesia: Merdeka Diperjuangkan, Kedaulatan Kita Pertahankan Berita Terkini
Selasa, 18 Agustus 2026
81 Tahun Indonesia: Merdeka Diperjuangkan, Kedaulatan Kita Pertahankan

81 Tahun Indonesia: Merdeka Diperjuangkan, Kedaulatan Kita Pertahankan


Jakarta, ditkumad.mil.id – Direktorat Hukum TNI AD melaksanakan Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Maditkumad, Jakarta, Senin (17/8/2026). Direktur Hukum TNI AD Brigjen TNI A. Agung Widi W, SH, MH bertindak sebagai Upacara Inspektur (Irup), yang diikuti oleh seluruh prajurit dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Ditkumad.

Upacara berlangsung dengan khidmat sebagai wujud penghormatan terhadap jasa para pahlawan yang telah mempertahankan dan mempertahankan kemerdekaan bangsa. Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun inisung semangat “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, yang menjadi pengingat bahwa kemerdekaan bukan hanya warisan sejarah, tetapi amanah yang harus terus dijaga melalui pengabdian, profesionalisme, dan tanggung jawab kepada bangsa dan negara.

Dalam amanat Panglima TNI yang dibacakan Dirkumad, dijelaskan bahwa tantangan yang dihadapi bangsa saat ini semakin kompleks. Dinamika geopolitik global, kawasan konflik, perang saudara, perang informasi, serta perkembangan teknologi kecerdasan buatan menuntut TNI untuk selalu meningkatkan kesiapansiagaan dan kemampuan dalam mendeteksi serta mencegah setiap bentuk ancaman terhadap perlindungan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Semangat Indonesia Berdaulat diwujudkan melalui kesiapan menjaga setiap jengkal wilayah daratan, perairan, dan ruang udara Indonesia. Sementara itu, Indonesia Adil diwujudkan dengan menghadirkan rasa aman bagi masyarakat serta menegakkan aturan secara tegas dan berkeadilan. Adapun Indonesia Makmur diwujudkan melalui pelaksanaan Operasi Militer Selain Perang (OMSP), dukungan terhadap program strategi nasional, penguatan ketahanan pangan dan energi, serta percepatan penanganan bencana.

Panglima TNI juga mengingatkan bahwa kekuatan TNI tidak semata-mata ditentukan oleh modernisasi Alpalhankam, tetapi juga oleh kehormatan, integritas, disiplin, dan moral setiap prajurit. Seluruh personel diminta menghindari berbagai bentuk pelanggaran hukum dan disiplin, seperti perjudian online, narkoba, desersi, otoritas berwenang, maupun tindakan indisipliner yang dapat mencederai nama baik satuan dan institusi TNI.

Jiwa korsa juga harus dimaknai sebagai kekuatan untuk membangun kekompakan dan saling menjaga, bukan untuk menutupi suatu pelanggaran. Setiap prajurit dituntut untuk saling berani mengingatkan, mencegah kesalahan sejak dini, memperkuat sinergi antarmatra TNI, menjaga soliditas bersama Polri, serta terus memelihara kepercayaan rakyat sebagai penghormatan tertinggi dalam pengabdian.

Sejalan dengan semangat tersebut, seluruh prajurit dan ASN TNI diharapkan terus mengimplementasikan “TNI PRIMA” Profesional, Responsif, Integratif, Modern, dan Adaptif dalam setiap pelaksanaan tugas. Keimanan dan ketakwaan, pengamalan Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI, kemanunggalan TNI dengan rakyat, kesiapsiagaan operasional, serta sikap bijak dalam bermedia sosial menjadi pedoman dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.

Momentum peringatan 81 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi pengingat bagi seluruh keluarga besar Ditkumad bahwa kemerdekaan yang dahulu diperjuangkan dengan darah, keringat, dan air mata harus dijaga melalui pengabdian terbaik pada masa kini.

Merdeka telah diperjuangkan para pendahulunya. Kini menjadi tugas kita bersama untuk menjaga kedaulatan, menjaga keutuhan NKRI, serta membawa Indonesia menuju bangsa yang berdaulat, adil, dan makmur. (Penditkumad)


#Ditkumad

#DirektoratHukumTNIAD

#HUTRI81

#RepublikDirgahayuIndonesia

#IndonesiaBerdaulatAdilDanMakmur

#TNIPRIMA

#TNI AD

#Merdeka