Poxy War Mengintai Generasi Muda Bangsa: Dirkumad Tegaskan Pentingnya Bela Negara Di Kampus IPB
Bogor, ditkumad.mil.id – Selasa (07/04) Direktorat Hukum TNI AD kembali menunjukkan peran strategisnya dalam pembinaan wawasan kebangsaan melalui kehadiran Direktur Hukum TNI AD sebagai narasumber pada kegiatan Workshop Tendik Berdampak Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Institut Pertanian Bogor (IPB).
Kegiatan yang berlangsung di IPB International Convention Center (IICC) Bogor tersebut mengangkat tema “Penguatan Kompetensi dan Profesionalisme”, dengan materi utama yang disampaikan yaitu Wawasan Kebangsaan, Ideologi, dan Bela Negara. Hal ini sebagaimana tercantum dalam undangan resmi IPB kepada Direktur Hukum TNI AD .
Dalam pemaparannya, Brigjen TNI A. Agung Widi W., S.H., M.H., menegaskan bahwa wawasan kebangsaan bukan sekadar konsep teoritis, melainkan harus menjadi sikap hidup yang nyata dalam menghadapi berbagai tantangan global, termasuk ancaman ideologi asing, radikalisme, hingga perang informasi (proxy war).
Lebih lanjut disampaikan bahwa di era globalisasi saat ini, ancaman terhadap bangsa tidak lagi bersifat konvensional, tetapi berkembang melalui media sosial, hoaks, hingga pengaruh budaya luar yang dapat mengikis nilai-nilai nasionalisme. Oleh karena itu, setiap individu dituntut memiliki kesadaran bela negara yang kuat sebagai bagian dari ketahanan nasional.
Materi yang disampaikan juga menekankan pentingnya empat pilar kebangsaan serta implementasi nilai-nilai bela negara dalam kehidupan sehari-hari, seperti cinta tanah air, kesadaran berbangsa, keyakinan terhadap Pancasila, rela berkorban, dan memiliki kemampuan dasar bela negara sebagaimana tertuang dalam konsep materi yang disampaikan kepada peserta .
Kegiatan ini diikuti oleh para tenaga kependidikan dari berbagai perguruan tinggi di lingkungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, yang diharapkan mampu menjadi agen perubahan dalam memperkuat karakter kebangsaan di lingkungan akademik.